Butuh dana cepat tapi bingung pilih produk pinjaman BRI yang mana? Atau penasaran berapa cicilan yang harus dibayar setiap bulan?
Pinjaman BRI Non KUR adalah produk kredit yang ditawarkan Bank Rakyat Indonesia untuk berbagai keperluan di luar skema Kredit Usaha Rakyat, dengan plafon lebih besar, bunga kompetitif, dan persyaratan yang disesuaikan dengan profil nasabah. Berbeda dengan KUR yang disubsidi pemerintah dan diperuntukkan khusus UMKM, pinjaman non KUR BRI mencakup beragam produk seperti kredit multiguna, kredit kendaraan bermotor, kredit pemilikan rumah, hingga pinjaman tanpa agunan dengan skema dan persyaratan berbeda.
Nah, banyak calon debitur yang salah kaprah mengira semua pinjaman BRI sama. Padahal, memilih produk yang tepat sesuai kebutuhan akan menentukan kemudahan approval dan kenyamanan cicilan.
Jenis-Jenis Pinjaman BRI Non KUR 2026
Sebelum masuk ke tabel simulasi, penting memahami berbagai produk pinjaman non KUR yang tersedia di BRI beserta karakteristik masing-masing.
BRI Ceria (Serba Guna)
BRI Ceria adalah kredit multiguna yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan konsumtif seperti renovasi rumah, biaya pendidikan, biaya kesehatan, atau kebutuhan mendesak lainnya. Produk ini menggunakan agunan berupa sertifikat rumah atau tanah dengan plafon hingga miliaran rupiah tergantung nilai jaminan.
Tenor maksimal mencapai 15 tahun dengan bunga kompetitif yang dihitung secara efektif. Proses persetujuan relatif cepat jika dokumen lengkap dan agunan memenuhi syarat.
BRIGUNA (Kredit Tanpa Agunan)
BRIGUNA merupakan pinjaman tanpa jaminan yang ditujukan untuk pegawai tetap dengan penghasilan stabil. Plafon berkisar dari Rp5 juta hingga Rp200 juta tergantung penghasilan dan track record keuangan pemohon.
Keunggulan produk ini adalah proses cepat tanpa perlu menyerahkan agunan fisik, namun suku bunga relatif lebih tinggi dibanding kredit dengan jaminan. Tenor maksimal 5 tahun dengan sistem cicilan tetap setiap bulan.
BRI KKB (Kredit Kendaraan Bermotor)
Produk ini khusus untuk pembiayaan pembelian kendaraan bermotor baru maupun bekas, baik mobil maupun motor. Uang muka dimulai dari 20% untuk kendaraan baru dan 30% untuk kendaraan bekas dengan tenor hingga 5 tahun.
Bunga kompetitif dengan perhitungan flat atau efektif tergantung skema yang dipilih. BPKB kendaraan menjadi jaminan dan akan dikembalikan setelah pelunasan.
BRI Griya (Kredit Pemilikan Rumah)
BRI Griya adalah produk KPR untuk pembelian rumah baru, rumah second, atau renovasi rumah dengan plafon hingga miliaran rupiah. Tenor panjang hingga 20 tahun membuat cicilan lebih ringan dan terjangkau.
Suku bunga mengikuti ketentuan Bank Indonesia dengan sistem fixed atau floating sesuai pilihan nasabah. DP minimal 10-20% dari harga properti tergantung jenis dan lokasi properti.
BRI Usaha (Kredit Modal Kerja)
Meski mirip dengan KUR, BRI Usaha untuk non KUR ditujukan bagi pengusaha yang membutuhkan plafon lebih besar di atas limit KUR dengan bunga komersial. Dapat digunakan untuk modal kerja, investasi peralatan, atau ekspansi usaha.
Agunan bisa berupa properti, mesin, kendaraan, atau aset produktif lainnya dengan nilai disesuaikan plafon yang diajukan.
Tabel Simulasi Pinjaman BRI Non KUR 2026
Berikut simulasi cicilan untuk berbagai produk pinjaman BRI Non KUR dengan asumsi bunga yang berlaku per awal 2026. Angka ini bersifat estimasi dan dapat berubah sesuai kebijakan bank.
Simulasi BRI Ceria (Bunga Efektif 9-12% per tahun)
| Plafon Pinjaman | Tenor 3 Tahun | Tenor 5 Tahun | Tenor 10 Tahun |
|---|---|---|---|
| Rp 50.000.000 | Rp 1.590.000 | Rp 1.038.000 | Rp 633.000 |
| Rp 100.000.000 | Rp 3.180.000 | Rp 2.076.000 | Rp 1.266.000 |
| Rp 200.000.000 | Rp 6.360.000 | Rp 4.152.000 | Rp 2.532.000 |
| Rp 300.000.000 | Rp 9.540.000 | Rp 6.228.000 | Rp 3.798.000 |
| Rp 500.000.000 | Rp 15.900.000 | Rp 10.380.000 | Rp 6.330.000 |
Simulasi di atas menggunakan asumsi bunga efektif 10% per tahun dan dapat berbeda di lapangan tergantung profil risiko nasabah, nilai agunan, dan kebijakan bank saat pengajuan.
Simulasi BRIGUNA – Pinjaman Tanpa Agunan (Bunga Efektif 14-18% per tahun)
| Plafon Pinjaman | Tenor 1 Tahun | Tenor 2 Tahun | Tenor 3 Tahun |
|---|---|---|---|
| Rp 10.000.000 | Rp 896.000 | Rp 484.000 | Rp 347.000 |
| Rp 25.000.000 | Rp 2.240.000 | Rp 1.210.000 | Rp 868.000 |
| Rp 50.000.000 | Rp 4.480.000 | Rp 2.420.000 | Rp 1.736.000 |
| Rp 75.000.000 | Rp 6.720.000 | Rp 3.630.000 | Rp 2.604.000 |
| Rp 100.000.000 | Rp 8.960.000 | Rp 4.840.000 | Rp 3.472.000 |
BRIGUNA cocok untuk kebutuhan mendesak tanpa ribet jaminan, namun pastikan kemampuan bayar mencukupi karena bunganya lebih tinggi dari kredit dengan agunan.
Simulasi BRI KKB – Kredit Kendaraan (Bunga Flat 6-8% per tahun)
| Harga Kendaraan | DP 20% | Cicilan 3 Tahun | Cicilan 5 Tahun |
|---|---|---|---|
| Rp 150.000.000 | Rp 30.000.000 | Rp 3.900.000 | Rp 2.540.000 |
| Rp 200.000.000 | Rp 40.000.000 | Rp 5.200.000 | Rp 3.387.000 |
| Rp 300.000.000 | Rp 60.000.000 | Rp 7.800.000 | Rp 5.080.000 |
| Rp 400.000.000 | Rp 80.000.000 | Rp 10.400.000 | Rp 6.773.000 |
| Rp 500.000.000 | Rp 100.000.000 | Rp 13.000.000 | Rp 8.467.000 |
Simulasi menggunakan bunga flat 7% per tahun. Untuk kendaraan bekas, DP minimal 30% dengan tenor maksimal 4 tahun.
Simulasi BRI Griya – KPR (Bunga Efektif 8-11% per tahun)
| Harga Properti | DP 20% | Cicilan 10 Tahun | Cicilan 15 Tahun | Cicilan 20 Tahun |
|---|---|---|---|---|
| Rp 300.000.000 | Rp 60.000.000 | Rp 3.037.000 | Rp 2.520.000 | Rp 2.216.000 |
| Rp 500.000.000 | Rp 100.000.000 | Rp 5.062.000 | Rp 4.200.000 | Rp 3.693.000 |
| Rp 750.000.000 | Rp 150.000.000 | Rp 7.593.000 | Rp 6.300.000 | Rp 5.540.000 |
| Rp 1.000.000.000 | Rp 200.000.000 | Rp 10.124.000 | Rp 8.400.000 | Rp 7.386.000 |
| Rp 1.500.000.000 | Rp 300.000.000 | Rp 15.186.000 | Rp 12.600.000 | Rp 11.079.000 |
KPR BRI Griya menawarkan bunga kompetitif dengan opsi fixed rate beberapa tahun pertama, lalu floating mengikuti suku bunga acuan BI. Pastikan perhitungkan kemampuan bayar jangka panjang.
Syarat Umum Pengajuan Pinjaman BRI Non KUR
Meski setiap produk punya persyaratan spesifik, ada dokumen dasar yang wajib disiapkan untuk semua jenis pinjaman BRI non KUR.
Persyaratan Dokumen Identitas dan Legalitas
- KTP asli dan fotokopi pemohon dan pasangan (jika sudah menikah)
- Kartu Keluarga (KK) asli dan fotokopi
- Surat nikah atau surat cerai (jika applicable)
- NPWP pribadi yang masih aktif
- Pas foto terbaru ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar
Persyaratan Penghasilan dan Pekerjaan
Untuk Karyawan Tetap:
- Slip gaji 3 bulan terakhir
- Surat keterangan kerja dari perusahaan
- Rekening koran atau tabungan 3-6 bulan terakhir
- SK pengangkatan atau kontrak kerja
Untuk Wiraswasta/Pengusaha:
- SIUP atau izin usaha yang masih berlaku
- Laporan keuangan usaha 2 tahun terakhir
- Rekening koran usaha 6 bulan terakhir
- NPWP badan usaha (jika ada)
- Bukti kepemilikan tempat usaha
Untuk Profesional (Dokter, Notaris, Konsultan):
- Surat izin praktik yang masih berlaku
- Rekening koran 6 bulan terakhir
- SPT tahunan 2 tahun terakhir
- Bukti penghasilan dari klien/pasien
Persyaratan Agunan (untuk Kredit dengan Jaminan)
- Sertifikat tanah/bangunan asli (SHM/SHGB/Girik)
- IMB (Izin Mendirikan Bangunan) jika ada
- PBB tahun terakhir yang sudah dibayar
- Surat pernyataan persetujuan pasangan untuk diagunkan
- Denah lokasi dan foto agunan
Untuk BPKB kendaraan sebagai agunan, harus dilengkapi dengan STNK asli, faktur pembelian, dan kuitansi blanko. Kendaraan akan dilakukan survey dan pengecekan fisik oleh pihak bank.
Cara Pengajuan Pinjaman BRI Non KUR 2026
Proses pengajuan kredit BRI bisa dilakukan melalui beberapa jalur dengan prosedur yang semakin dipermudah di era digital.
1. Pengajuan via Kantor Cabang BRI
Datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat membawa dokumen persyaratan lengkap. Temui customer service atau account officer untuk konsultasi produk yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.
Isi formulir aplikasi kredit dengan lengkap dan jujur. Serahkan semua dokumen persyaratan untuk diverifikasi. Account officer akan melakukan analisa awal dan memberikan perkiraan plafon yang bisa diajukan.
2. Pengajuan via BRImo (Aplikasi Mobile)
Download aplikasi BRImo dari Play Store atau App Store, lalu login dengan user ID dan password. Pilih menu “Pinjaman” dan pilih produk yang diinginkan. Isi data aplikasi secara online dan unggah dokumen persyaratan dalam format digital.
Proses pengajuan via BRImo lebih cepat untuk produk tertentu seperti BRIGUNA dengan plafon kecil. Namun untuk kredit besar dengan agunan, tetap perlu kunjungan ke kantor untuk survey dan verifikasi dokumen fisik.
3. Pengajuan via Website BRI
Akses laman https://bri.co.id dan pilih menu produk kredit yang diminati. Isi formulir online yang tersedia dengan data lengkap dan benar. Tunggu konfirmasi dari pihak BRI melalui email atau telepon untuk proses selanjutnya.
4. Tahapan Proses Persetujuan Kredit
Setelah dokumen lengkap diserahkan, berikut tahapan yang akan dilalui:
Survey dan Verifikasi
Tim survey BRI akan mendatangi lokasi tempat tinggal, tempat kerja, dan lokasi agunan untuk melakukan pengecekan kesesuaian data. Pastikan memberikan informasi yang benar karena data palsu akan langsung ditolak.
Analisa Kredit
Account officer melakukan analisa kelayakan berdasarkan 5C: Character (karakter pemohon), Capacity (kemampuan bayar), Capital (modal/harta), Collateral (jaminan), dan Condition (kondisi ekonomi). Proses ini memakan waktu 3-7 hari kerja tergantung kompleksitas aplikasi.
Persetujuan Komite Kredit
Aplikasi yang lolos analisa akan diajukan ke komite kredit untuk mendapat persetujuan final. Komite akan menentukan plafon yang disetujui, suku bunga, tenor, dan syarat tambahan jika ada.
Penandatanganan Akad Kredit
Setelah disetujui, debitur akan dipanggil untuk menandatangani akad kredit dan dokumen pendukung lainnya. Baca dengan teliti seluruh isi perjanjian sebelum menandatangani. Pastikan paham tentang kewajiban, bunga, denda keterlambatan, dan klausul penting lainnya.
Pencairan Dana
Dana akan dicairkan ke rekening BRI pemohon dalam 1-3 hari kerja setelah akad ditandatangani dan seluruh dokumen selesai. Untuk kredit kendaraan, dana ditransfer langsung ke dealer. Untuk KPR, dana diberikan bertahap sesuai progres pembangunan.
Tips Agar Pengajuan Pinjaman BRI Cepat Disetujui
Persaingan mendapat persetujuan kredit cukup ketat karena bank sangat selektif dalam memberikan pinjaman. Berikut strategi agar aplikasi lolos dengan cepat.
Jaga Riwayat Kredit Tetap Bersih
Cek skor kredit di SLIK OJK sebelum mengajukan pinjaman. Pastikan tidak ada tunggakan atau kolektibilitas macet dari kredit sebelumnya. Skor kredit baik akan mempermudah persetujuan dengan bunga lebih rendah.
Siapkan Dokumen Lengkap Sejak Awal
Kelengkapan dokumen sejak pengajuan awal akan mempercepat proses verifikasi. Dokumen yang kurang atau tidak jelas akan memperlambat bahkan menyebabkan penolakan.
Ajukan Plafon Realistis Sesuai Kemampuan
Jangan mengajukan pinjaman terlalu besar dibanding penghasilan. Idealnya, cicilan bulanan tidak lebih dari 30-40% dari total penghasilan bersih. Bank akan menghitung debt service ratio dan menolak jika rasio terlalu tinggi.
Pastikan Agunan Berkualitas dan Bebas Sengketa
Untuk kredit dengan jaminan, pastikan sertifikat agunan atas nama sendiri atau keluarga terdekat, tidak dalam sengketa hukum, dan nilai taksiran cukup untuk menutup plafon yang diajukan. Agunan berkualitas akan mempercepat persetujuan.
Tunjukkan Stabilitas Penghasilan
Mutasi rekening yang menunjukkan cash flow stabil setiap bulan akan meningkatkan kepercayaan bank. Hindari pengajuan saat baru pindah kerja atau baru memulai usaha karena track record pendek.
Manfaatkan Hubungan Existing dengan BRI
Nasabah lama BRI dengan rekening aktif dan riwayat transaksi baik punya peluang lebih besar disetujui. Jika sudah punya tabungan atau giro BRI, gunakan untuk memperkuat aplikasi.
Biaya-Biaya yang Harus Disiapkan
Selain cicilan pokok dan bunga, ada beberapa biaya tambahan yang perlu diperhitungkan saat mengajukan pinjaman BRI.
Biaya Administrasi dan Provisi
Biaya administrasi umumnya berkisar 1-2% dari plafon yang disetujui, tergantung jenis produk. Provisi kredit sekitar 0,5-1% dibayar di muka saat pencairan. Total biaya awal bisa mencapai 2-3% dari plafon pinjaman.
Biaya Asuransi Jiwa dan Kebakaran
Asuransi jiwa kredit wajib untuk melindungi bank jika debitur meninggal sebelum pelunasan. Premi dihitung dari plafon kredit dan dibayar sekaligus atau dicicil. Untuk KPR, wajib ada asuransi kebakaran untuk properti yang diagunkan.
Biaya Notaris dan Pengikatan Agunan
Biaya notaris untuk pembuatan akta pengikatan agunan berkisar Rp3-10 juta tergantung nilai agunan dan kompleksitas dokumen. Biaya balik nama sertifikat (jika diperlukan) ditanggung debitur.
Biaya Appraisal atau Taksiran
Untuk kredit besar dengan agunan properti, bank akan menunjuk appraisal independen untuk menaksir nilai agunan. Biaya appraisal berkisar Rp1-5 juta tergantung lokasi dan jenis properti.
Biaya Pelunasan Dipercepat
Jika berencana melunasi sebelum jatuh tempo, bank biasanya mengenakan penalty pelunasan dipercepat sekitar 2-5% dari sisa pokok. Cek klausul ini dalam akad kredit sebelum menandatangani.
Perbedaan Pinjaman BRI KUR dan Non KUR
Masih banyak yang bingung membedakan KUR dan pinjaman non KUR BRI. Berikut penjelasan detailnya.
KUR (Kredit Usaha Rakyat)
KUR adalah program pemerintah untuk UMKM dengan bunga bersubsidi sehingga lebih murah. Plafon terbatas maksimal Rp500 juta untuk KUR Super, dengan syarat khusus berupa usaha produktif minimal 6 bulan berjalan.
KUR tidak memerlukan agunan untuk plafon di bawah Rp100 juta, tapi memerlukan jaminan berupa barang usaha atau cash collateral. Fokus penggunaan hanya untuk modal kerja atau investasi usaha, bukan konsumtif.
Pinjaman Non KUR
Pinjaman non KUR adalah kredit komersial dengan bunga pasar, tanpa subsidi pemerintah. Plafon jauh lebih besar bisa mencapai miliaran rupiah tergantung nilai agunan dan kemampuan bayar.
Penggunaan lebih fleksibel bisa untuk konsumtif seperti renovasi rumah, biaya pendidikan, pembelian kendaraan, atau investasi properti. Syarat lebih longgar untuk jenis usaha dan tidak harus UMKM.
| Aspek | KUR | Non KUR |
|---|---|---|
| Bunga | 6% per tahun (bersubsidi) | 8-18% per tahun |
| Plafon Maksimal | Rp 500 juta | Miliaran rupiah |
| Agunan | Tanpa agunan (≤Rp100 juta) | Wajib agunan (kredit besar) |
| Tujuan Penggunaan | Modal usaha produktif | |
| Syarat Usaha | Minimal 6 bulan berjalan | Fleksibel atau tidak wajib usaha |
| Target Debitur | UMKM | Semua segmen |
Pilih sesuai kebutuhan dan kondisi finansial. Jika memenuhi syarat KUR, manfaatkan bunga murah tersebut. Jika kebutuhan di luar kriteria KUR, pinjaman non KUR jadi solusi.
Mitos dan Fakta Pinjaman BRI Non KUR
Berbagai informasi keliru tentang pinjaman BRI sering beredar dan menyesatkan calon debitur. Saatnya meluruskan beberapa mitos tersebut.
Mitos: “Tanpa agunan pasti ditolak BRI”
Klaim ini tidak akurat. BRI memiliki produk BRIGUNA yang memang dirancang khusus untuk pinjaman tanpa jaminan bagi karyawan tetap dengan penghasilan stabil. Selama memenuhi persyaratan penghasilan minimal dan track record kredit bersih, peluang approval tetap besar meski tanpa agunan.
Mitos: “Semakin besar pinjaman semakin susah disetujui”
Faktanya, plafon besar justru lebih mudah disetujui jika didukung agunan berkualitas dan kemampuan bayar yang kuat. Bank lebih fokus pada debt service ratio dan kualitas agunan ketimbang nominal pinjaman. Pinjaman kecil dengan penghasilan rendah bisa saja ditolak jika rasio cicilan terlalu tinggi.
Mitos: “Proses kredit BRI lama dan ribet”
Berdasarkan pengalaman nasabah dan perbaikan sistem digital BRI, proses persetujuan kredit kini lebih cepat dengan dokumen lengkap bisa 3-7 hari kerja. Untuk produk tertentu seperti BRIGUNA bahkan bisa cair dalam 2-3 hari. Yang membuat lama biasanya ketidaklengkapan dokumen atau agunan bermasalah.
Mitos: “Bunga kredit bank selalu lebih tinggi dari pinjaman online“
Untuk pinjaman jangka panjang dengan agunan, bunga bank justru jauh lebih rendah dari fintech. BRI Ceria dengan bunga efektif 9-12% per tahun jauh lebih murah dibanding pinjaman online yang bisa mencapai 20-30% per tahun. Bandingkan total bunga yang dibayar, bukan hanya fokus pada nominal cicilan per bulan.
Kontak Layanan dan Pengaduan Pinjaman BRI
Jika mengalami kendala atau membutuhkan informasi lebih lanjut tentang produk pinjaman BRI, berikut saluran resmi yang dapat dihubungi:
BRI Call Center
- Telepon: 14017 atau 1500-017 (24 jam)
- WhatsApp: 0812-1214-017
- Email: [email protected]
Website dan Aplikasi Resmi
- Website: https://bri.co.id
- Aplikasi BRImo (download di Play Store/App Store)
- Internet Banking: https://ib.bri.co.id
Media Sosial BRI
- Twitter: @kontakBRI
- Instagram: @bankbri_id
- Facebook: Bank BRI
Kantor Cabang BRI Terdekat
- Kunjungi cabang terdekat untuk konsultasi langsung dengan account officer
- Bawa dokumen persyaratan untuk analisa kelayakan kredit
Untuk pengaduan atau komplain terkait layanan kredit yang tidak memuaskan, hubungi Contact Center BRI atau sampaikan melalui kanal resmi di atas. BRI memiliki standar waktu penanganan pengaduan maksimal 20 hari kerja.
Kesimpulan
Memilih produk pinjaman BRI non KUR yang tepat memerlukan pemahaman mendalam tentang karakteristik, syarat, dan simulasi cicilan setiap produk. Dengan tabel simulasi di atas, calon debitur bisa memperkirakan kemampuan bayar dan memilih tenor yang paling sesuai dengan kondisi keuangan.
Kunci sukses mendapat persetujuan kredit adalah persiapan dokumen lengkap, jaga riwayat kredit tetap bersih, dan ajukan plafon realistis sesuai kemampuan. Jangan tergiur plafon besar jika cicilan bulanannya justru memberatkan. Semoga informasi ini membantu menemukan solusi pendanaan yang tepat untuk mewujudkan berbagai kebutuhan dan impian. Selamat mengajukan dan semoga lancar!
Disclaimer: Simulasi cicilan dan suku bunga dalam artikel ini berdasarkan data per awal 2026 dan bersifat estimasi yang dapat berubah sesuai kebijakan Bank BRI. Untuk informasi akurat dan terkini, selalu konfirmasi langsung ke kantor cabang BRI terdekat atau hubungi BRI Call Center 14017.
Sumber dan Referensi Berita
- Portal resmi Bank BRI (bri.co.id)
- BRI Call Center 14017
- Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Transparansi Informasi Produk Bank
- Aplikasi BRImo versi terbaru
FAQ Seputar Pinjaman BRI Non KUR 2026
1. Apakah bisa mengajukan dua produk pinjaman BRI sekaligus?
Bisa, selama total kewajiban cicilan tidak melebihi debt service ratio maksimal 40% dari penghasilan bersih. Bank akan menghitung seluruh cicilan existing sebelum menyetujui pinjaman baru. Namun pengajuan simultan untuk dua produk berbeda di waktu bersamaan sebaiknya dihindari karena akan mempersulit analisa kredit.
2. Berapa lama waktu pencairan dana setelah pengajuan disetujui?
Untuk kredit tanpa agunan seperti BRIGUNA, pencairan bisa 2-3 hari kerja setelah akad ditandatangani. Kredit dengan agunan seperti BRI Ceria atau BRI Griya memakan waktu 5-10 hari kerja karena proses pengikatan notaris dan pengecekan sertifikat. Kredit kendaraan biasanya cair 3-5 hari setelah BPKB diserahkan ke bank.
3. Apakah pinjaman BRI bisa dilunasi lebih cepat tanpa denda?
Tergantung klausul dalam akad kredit. Sebagian besar produk BRI mengenakan penalty pelunasan dipercepat sekitar 2-5% dari sisa pokok pinjaman. Namun untuk beberapa produk tertentu atau setelah melewati periode tertentu (misalnya 2 tahun), pelunasan dipercepat bisa tanpa denda. Pastikan tanyakan detail ini sebelum menandatangani akad.
4. Bagaimana jika terlambat bayar cicilan pinjaman BRI?
Keterlambatan pembayaran akan dikenakan denda sekitar 0,5-1% per hari dari cicilan yang terlambat. Keterlambatan juga akan tercatat di sistem SLIK OJK dan menurunkan skor kredit yang berdampak pada pengajuan kredit di masa depan. Jika terus menunggak, bank akan melakukan peringatan hingga eksekusi agunan untuk melunasi hutang.
5. Apakah skor kredit buruk di SLIK pasti membuat pengajuan ditolak?
Tidak selalu ditolak, tapi peluang approval sangat kecil. Jika ada kolektibilitas macet (kolektibilitas 3-5) dari kredit sebelumnya, hampir pasti ditolak. Namun jika hanya ada keterlambatan ringan (kolektibilitas 2) yang sudah dilunasi, masih ada peluang disetujui dengan bunga lebih tinggi atau plafon lebih kecil. Sebaiknya perbaiki skor kredit dulu sebelum mengajukan pinjaman baru.